Aku masih ingat pertama kali menyalakan konsol PlayStation lama di ruang keluarga. Layar gelap tiba-tiba berubah rutan slot menjadi dunia penuh warna, suara musik yang dramatis, dan karakter yang seakan hidup di hadapanku. Dari saat itu aku tahu bahwa PlayStation games bukan sekadar hiburan—mereka adalah pengalaman yang bisa menyerap seluruh perhatian dan emosi. Judul-judul seperti Metal Gear Solid dan Final Fantasy VII langsung membuatku jatuh cinta, dan aku yakin banyak orang menganggapnya Best games karena cerita dan gameplaynya begitu memikat.
Seiring waktu, aku beralih ke PlayStation 2. Dunia terbuka di Grand Theft Auto: San Andreas membuatku merasa bebas melakukan apa saja, sementara God of War menghadirkan aksi epik dengan mitologi yang mendalam. Setiap PlayStation games yang aku mainkan terasa seperti petualangan baru. Aku sering menghabiskan berjam-jam menjelajahi dunia yang luas, menyelesaikan misi, dan menemukan rahasia yang tersembunyi. Ini adalah jenis pengalaman yang membuat PlayStation games dianggap Best games, karena mereka tidak hanya menghibur tapi juga menantang dan menimbulkan rasa penasaran.
Kemudian PSP masuk ke hidupku. Awalnya aku skeptis—bagaimana mungkin handheld bisa sebanding dengan konsol? Tapi Crisis Core: Final Fantasy VII membuktikan aku salah. Ceritanya emosional, pertarungan seru, dan grafisnya memukau untuk ukuran portable. Monster Hunter Freedom Unite pun membuatku ketagihan, menghabiskan waktu berjam-jam berburu monster besar bersama teman-teman. Aku menyadari bahwa PSP games juga bisa menjadi Best games, karena mereka menghadirkan pengalaman imersif di telapak tangan.
Aku masih ingat saat memainkan God of War: Chains of Olympus di PSP saat perjalanan jauh. Sensasi memegang kontroler kecil tapi merasakan aksi konsol membuatku kagum. Aku menyadari bahwa Sony selalu menjaga kualitas, baik di konsol besar maupun handheld. PlayStation games dari PSP hingga PS2, PS3, dan PS4 menunjukkan konsistensi dalam menghadirkan pengalaman mendalam.
Generasi PlayStation 3 dan 4 membawa level baru: The Last of Us membuatku merasa ikut dalam kisah Ellie dan Joel, sementara Horizon Zero Dawn menawarkan dunia futuristik yang hidup. Aku merasa benar-benar terlibat dalam setiap pilihan dan setiap pertarungan. Inilah alasan mengapa judul-judul ini dianggap Best games—karena mereka tidak hanya menghadirkan visual dan gameplay, tapi juga menghubungkan pemain secara emosional dengan dunia dan karakter di dalamnya.